Yang Cha Yin Cuo

images (4)

Dear Readers,

Pada kitab perubahan diterangkan bahwa dari kondisi absolut, kekosongan, muncullah persepsi. Persepsi ini pula yang memunculkah dualisme. Dua kutub yang ekstrem dan saling berlawanan. Pada praktek chinese metafisik kita mengenal nya sebagai konsep Yin Yang.

Yin dan Yang menduduki masing-masing posisi nya. Membagi dengan jelas dua kondisi yang saling berlawanan namun saling melengkapi. Saat Yin mati, lahirlah Yang. Saat Yin menyusur, Yang pun memuai. Saat Yang mencapai titik ekstrem nya, ia akan mulai berguguran, digantikan dengan kelahiran Yin. Inilah yang disebut siklus Yin Yang, atau juga siklus kehidupan dan kondisi apapun yang absolut berlaku.

Segala aspek kehidupan dapat di bagi dalam pembagian Yin Yang ini.

Namun pada praktek metasfisik, muncul sebuah istilah yang disebutkan sebagai Yang Cha Yin Cuo (Menyalahi aturan Yin Yang). Istilah ini mengacu pada sebuah kondisi konflik yang terjadi antara Yin dan Yang. Suatu fenomena dimana Yin dan Yang bercampur sedemikian rupa sehingga tidak jelas mana sifat sejati yang menjadi basis penilaian pada seseorang atau sesuatu.

Kondisi konflik ini pada umumnya menimbulkan kesenjangan jati diri. Membuat sesuatu itu kehilangan jati diri sejati nya, karena tak jelas apakah harus ke kiri atau ke kanan. Konflik tak henti ini yang menimbulkan permasalahan.

Istilah Yang Cha Yin Cuo dapat kita temui pada hampir semua cabang chinese metafisik. Pada praktek Xiang reading, kondisi ini mengacu kepada ketimpangan yang terjadi pada sebuah Xiang yang dikatakan sudah perfect, namun karena satu atau dua hal, “bentuk” atau “image” yang tercipta pada sebuah Xiang menjadi kacau. Misalkan, seseorang yang betubuh besar, tegap dan maskulin, namun memiliki suara lembut, lembek bahkan feminim. Atau seorang yang memiliki penampilan feminime, memiliki suara merdu yang selaras, namun berbulu lebat dan memiliki kumis dan jenggot. Dsb dsb.

Pada praktek destiny, Ba Zi juga sering kita temukan hal seperti ini. Misalkan seorang day master api, lemah lahir pada puncak musim dingin. Disekeliling adalah logam dan air. Seharusnya ia mengikuti logam air, membuang karakter api nya. Namun muncul api setitik yang sangat lemah, namun ada. Sekedar ada sehingga tak mampu mensupport api menghadapi air. Follow tak terjadi. Ini adalah salah satu situasi terburuk pada Ba Zi.

Para praktek Feng Shui, menentukan arah hadap sebuah site, merupakan salah satu tugas rutin yang dimiliki oleh praktisi mana pun. Pembagian periode Feng Shui, menciptakan karakteristik yang berbeda untuk setiap arah hadap yang ada. Dari arah hadap akan didapatkan penyebaran energi sebuah site. Berdasar penyebaran energi sebuah site, dapat ditarik kesimpulan sifat baik buruk nya. Sehingga pada Xuan Kong Feng Shui, Ding Xiang (Penentuan arah hadap, merupakan salah satu metode terpenting).

Dalam mengambil arah gunung atau hadap, hal yang paling rumit terjadi pada lapisan Bumi. Karena sektor yang bersangkutan hanya terdiri dari 15 derajat saja. Terlalu awal, ia akan menjadi Chu Gua (Keluar dari sektor). Sedangkan jika terlalu kanan, akan menimbulkan Yang Cha Yin Cuo. Membuat nya bercampur dengan sektor lapisan langit dan manusia yang sepaket.

Pada praktek saya, sering sekali bertemu site seperti ini. Karakteristik utama site dengan kondisi ini adalah ketidakstabilan. Grafik yang bergelombang, tak menentuk naik dan turun nya akan selalu menghantui. Jika site yang bersangkutan adalah pabrik, maka produksi, pemasaran nya akan selalu labil. Saat produksi bagus, penjualan sepi. Saat penjualan ramai, produksi akan mandeg. Jika site yang bersangkutan adalah sebuah restorant, maka bisa dirasakan bagaimana masakan restorant tersebut berganti-ganti rasa, kadang lezat, namun kadang juga tidak enak.

Demikian penjelasan kondisi Yang Cha Yin Cuo. Yang harus diwaspadai oleh setiap praktisi.

About

View all posts by

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *