Teknik Air

images (5)

Dear Readers,

Feng Shui pada dasarnya adalah sebuah teknik menangkap medan magnet tanah, dan memanage energi. Idealnya seorang praktisi Feng Shui akan memilih sebuah site yang alami, memiliki medan magnet tanah yang baik, juga kaya akan energi. Namun saat kedua hal ini tidak didapatkan, maka seorang praktisi juga harus dilengkapi kemampuan untuk manipulasi.

Memanipulasi medan magnet tanah, atau sering disebuh getaran tanah, atau roh tanah, merupakan teknik yang sangat tinggi dan sulit dilakukan karena sudah berkaitan dengan ranah metafisik dan mistik. Bagi kebanyakan praktisi Feng Shui, manipulasi ini tidak dilakukan (atau tidak bisa dilakukan). Ini mengapa terkadang seorang praktisi akan meminta si klien menghindari tempat-tempat yang terlalu ekstrem, alih-alih memperbaiki sebuah site, mereka menyarankan untuk meninggalkan site tersebut.

Manipulasi kedua adalah berkaitan dengan energi, hal ini lebih bisa dilakukan secara umum. Karena berkaitan dengan benda fisik, yang bisa diraba. Energi pembunuh, energi yang tersumbat, energi yang buyar, energi yang diam, dan lain sebagainya merupakan beberapa penyakit yang umum pada sebuah site yang bermasalah. Sesuai dengan namanya, energi dibawa oleh angin, maka salah satu yang sering diperhatikan oleh seorang praktisi Feng Shui adalah aliran udara pada sebuah site. Ada banyak cara untuk memanipulasi energi yang dibawa oleh udara, namun yang akan kita bahas kali ini adalah cara paling umum. Yaitu menggunakan media air.

Aliran air, merupakan media paling kuat dan efisien dalam mengolah energi, karena sifat nya yang mengalir dan sekaligus kontinu. Media air dapat dipergunakan untuk menahan, mengendapkan, menetralkan, mensirkulasikan bahkan melipatgandakan energi yang ada. Semua tergantung pada kasus yang ada pada sebuah site.

Namun karena sifat air yang ekstrem ini, tak jarang efek yang diinginkan malah menjadi kebalikan. Gagal memakai air, atau penggunaan air yang salah, malah berakibat bencana yang semakin besar.

Sekitar setahunan yang lalu, seorang klien mengajak saya untuk meninjau sebuah proyek super blok yang sedang dikerjakan. Proyek tersebut termasuk salah satu proyek terbesar di kota tempat tinggal saya ketika itu. Selayaknya superblok yang biasa, terdapat pusat perbelanjaan, pusat bisnis, hotel, sampai apartment disana. Tujuan si klien meminta kedatangan saya adalah dikarenakan dua hal. Pertama ia hendak membeli unit apartment dengan spesifikasi termewah yang ada disana. Keedua, ia juga hendak membuka bisnis pada mall yang ada disana. Jadi, ia meminta pendapat saya akan proyek baru ini secara keseluruhan. Apakah memiliki potensi untuk menarik pelanggan. Dan apakah investasi unit propertinya tadi bisa membuahkan hasil dengan cepat dan aman.

Secara lingkungan, kualitas dan posisi proyek ini, sungguhlah baik. Ia berada di tengah kota, ia juga dekat dengan pusat keramaian, fasilitas umum seperti rumah sakit, stasiun, tempat ibadah, dsb nya. Tanpa melakukan tinjauan Feng Shui saja, saya berani menjamin bahwa proyek ini akan laku keras (yang berarti merupakan investasi yang baik), dan saat aktivitas pusat perbelanjaan nya telah dimulai, dengan mudah akan bisa menarik pelanggan. Bahkan lokasi ini berpotensi menjadi Mall terbaik dan terbesar di kota yang bersangkutan.

Namun setelah berkeliling lebih lanjut, saya menyadari ada kejanggalan yang diakibatkan oleh penempatan air nya. Kebetulan ketika itu, setiap kolam yang ada pada site tersebut telah dinyalakan. Saya menanyakan, apakah site ini melakukan pengaturan Feng Shui? Dijawab oleh sang klien bahwa benar, pemilik site ini adalah seorang yang sangat terkemuka di kota yang bersangkutan. Memiliki nama dan kekuasaan. Dan kebetulan sangat mempercayai Seni metafisik cina kuno. Ia mengundang seorang master FengShui yang telah memiliki nama besar untuk melakukan pengaturan site ini.

Saya terdiam, karena terus terang, pada satu sisi, penempatan titik-titik air yang ada tersebut akan menciptakan efek peach blossom. Membuat site dan proyek ini sangat menarik dimata investor dan pengunjung. Pasti akan menjadi sangat laris dan ramai didatangi. Namun yang membuat saya heran, pada sisi lain, seperti pedang bermata dua, pengaturan seperti ini akan menciptakan efek ekstrem yang mengundang bencana. Seperti seorang gadis yang cantik, diberi pakaian seksi tentu akan mengundang banyak pria mendekati, namun sisi negatif nya, akan terjadi keinginan jahat dari nafsu yang terbentuk melihat gadis cantik dan seksi ini pada sebuah site, tekanan demi tekanan, serangan demi serangan akan terjadi dalam upaya untuk merebut site ini.

Saya meminta si klien untuk menyelidiki lebih dalam asal usul tanah ini. Apakah benar-benar bersih dari benih sengketa. Jika aman dari sengketa, maka boleh lah dibeli dan melakukan usaha di tempat tersebut. Namun jika ada sedikit saja benih persengketaan, maka penempatan air yang salah tersebut akan melipatgandakan resiko terjadinya perseteruan memperebutkan proyek ini. Setelah berpesan demikian, basa-basi sejenak, saya pun pamit pulang.

Beberapa waktu kemudian, saya mendapatkan laporan dari sang klien tersebut, bahwa tanah dimana proyek ini berdiri adalah bekas miliki PJKA. Memang sempat bermasalah dalam hal tukar guling nya, namun sang developer mengklaim bahwa mereka telah memenangkan gugatan tersebut, dan semua nya telah legal. Lewat bujukan ini pula, klien saya ini kemudian memutuskan untuk melakukan transaksi pembelian unit apartment disana, namun ia mengurungkan niat nya untuk berbisnis (alasan nya saya kurang jelas). Ketika mendengar kabar itu, saya sungguh menyayangkan langkah gegabah yang ia ambil ini. Namun setiap orang berhak mengambil keputusan nya masing-masing. Seorang Reader hanya boleh sampai tahap memberri masukan saja. Tak lebih.

Setahun lebih telah berlalu. Pergantian rezim pemerintahan, menimbulkan pergantian personil pada post-post penting. Jaksa agung yang baru menduduki kursi nya. Seiring dengan pergantian ini pula, kasus sengketa yang tadinya telah seakan-akan diselesaikan dengan bulat, akhirnya dibuka kembali. Proses birokrasi dan pengadilan akhirnya memutuskan bahwa kasus pengalihan lahan ini termasuk pada ranah pidana. Direktur utama proyek tersebut harus memasuki bui, kemudian project tersebut dibekukan, dan sampai artikel ini ditulis, masih berstatus no owner. Klien saya yang kemarin akhirnya mendatangi saya lagi, dengan panik bertanya, harus bagaimana ini, sebab unit apartment yang ia beli juga dalam status unfinished, dan tak bisa diperjual belikan sama sekali. Mendengar hal ini, saya membuka laci saya, sambil tersenyum (karena klien ini memiliki hubungan yang sangat dekat dengan saya), mengeluarkan secarik amplop yang lama saya simpan sejak ia membeli unit tersebut. Disana tertulis, “Barang yang sudah dibeli, tak dapat ditukarkan kembali.” melihat tulisan ini, ia pun berwajah merah padam, lalu ia tertawa terbahak-bahak sambil menggeleng-gelengkan kepala.

Note. Selain posisi yang tepat, air haruslah datang dengan berkelok-kelok, bertingkat, dan kontinue. Air yang terlalu deras dan menghujam disebut membawa energi pembunuh.

About

View all posts by

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *