Environment Changing

Dear Readers,

Feng Shui merupakan sebuah seni yang menarik sekali, karena ia melibatkan hubungan dan interaksi manusia dengan alam sekitar nya. Sebagai produk langit dan bumi, manusia terkoneksi dengan energi kedua nya. Selain selaras dengan jalan dan norma langit, manusia pula harus mendapatkan cinta dari bumi dengan maksimal.

Para leluhur pada zaman dahulu, senantiasa menghormati interaksi yang terbentuk ini. Demikian mereka mengamati setiap perubahan alam, dan berusaha untuk hidup selaras dengan alam. Hal ini terlihat jelas, mulai dari seni pengobatan, seni memasak dan makan, dan tentu nya pada seni metafisik kuno yang kita pelajari saat ini.

Salah satu cabang ilmu yang mengupas interaksi ini, dan juga memaksimalkan dukungan bumi ini, adalah Feng Shui. Seorang praktisi FengShui akan mengamati, menganalisa, sekaligus memperbaiki hubungan manusia yang mungkin telah terputus dengan bumi. Memanfaatkan setiap butir cinta dari sang ibu bumi, untuk mendukung dan memperbaiki setiap aspek kehidupan manusia.

Berbeda dengan banyak metode yang sedang populer saat ini, faktor enviroment atau lingkungan memegang peranan yang sangat besar pada sebuah site. Seorang praktisi terlebih harus memberikan tekanan pada pengamatan lingkungan sekitar site, bukan semata interior rumah, kantor atau apapun itu. Itulah mengapa dari 5 faktor fengshui Long, Xue, Sha, Shui, Xiang. Faktor Xiang(hadap) ditempatkan pada bagian akhir. Praktisi yang hanya datang dan mengamati interior, bisa dikatakan merupakan seorang praktisi yang prematur, dan dibesarkan lewat sistem kursus di negara-negara yang di dominasi oleh apartment.

Demikian, karena faktor lingkungan memegang peranan yang sangat vital terhadap Feng Shui sebuah site, maka seorang praktisi juga harus menjadi sangat sensitif terhadap perubahan yang ada pada lingkungan. Mulai dari perubahan fisik seperti kemunculan bangunan baru, tower, proyek galian, tumpukan sampah, dsb nya. Bahkan sampai kepada fator yang lebih halus seperti perubahan aliran udara, perubahan panas dingin, perubahan energi sha, dsb yang sering saya sebutkan sebagai bau energi. Karena setiap perubahan major yang ada pada lingkungan pasti akan mempengaruhi site.

Perubahan terbagi lagi menjadi baik dan buruk. Ketika perubahan itu baik, tentu kita tak mempermasalahkan nya, namun yang lebih banyak terjadi adalah perubahan tersebut malah membawa bencana.

Kisah kali ini terjadi pada tahun 2000an lalu. Saya pribadi sangat suka mengamati perubahan lingkungan dan interaksi manusia ke manusia. Setiap kali mengunjungi sebuah tempat baru, saya selalu menyempatkan waktu untuk duduk dan mengamati bagaimana perubahan lingkungan yang ada. Kebetulan kali ini saya duduk satu blok ruko yang terdiri dari 9 rumah. Bentuk bangunan kotak tersebut sayang nya ditutup rapat-rapat menggunakan kerangkeng besi (bentuk yang populer namun sangat berbahaya secara faktor keselamatan umum). Melihat ke sekeliling, nampak bahwa pada lingkungan sekitar sedang terjadi pembangunan. Perhatian saya tertuju pada satu blok baru yang sedang dibangun tak jauh dari ruko tersebut, bangunan yang dibangun adalah sebuah blok baru, dengan ketinggian sekitar 5-6 lantai. Iseng-iseng saya menghitung bagaimana pengaruh bangunan baru tersebut. Hasilnya cukup berbahaya, bangunan baru tersebut akan menciptakan musibah kebakaran. Dan secara spesifik, bangunan yang akan terbakar adalah rumah nomer 2 dari ujung.

Mengetahui musibah yang akan terjadi, saya pun mencoba mencari siapa pemilik rumah tersebut, lewat relasi-relasi. Karena tentunya tidak etis jika saya langsung mengetuk pintu rumah tersebut untuk langsung menginformasikan bahwa rumah anda akan terbakar. Namun kemungkinan dikarenakan jodoh, kemungkinan juga dikarenakan saya yang terlalu sibuk sampai akhir nya tidak terlalu fokus pada masalah ini, tidak ada satupun relasi yang mengenal pemilik rumah tersebut.

Hari berlalu, beberapa bulan setelah nya. Sebuah peristiwa yang mengejutkan terjadi. Rumantersebut ditempati oleh suami istri beserta dua anak perempuan nya. Disamping itu, mereka juga memiliki dua orang pembantu rumah tangga yang juga menginap disana. Pada suatu hari kedua orang tua tersebut sedang berlibur berdua, dan meninggalkan kedua anak nya bersama para pembantu di rumah. Entah karena perselisihan apa, kedua orang pembantu rumah tangga tersebut terlibat pertengkaran, dan dendam pun tercipta.

Dendam ini akhirnya meledak pada sebuah malam. Dimana salah satu pembantu rumah tangga ini mengendap-endap keluar dan mengunci rumah tersebut. Namun sebelum itu, ia menyulut api dengan tujuan untuk membakar rekan sekerja nya yang sedang terlelap. Maka api pun menyala, dan membakar seisi rumah. Sang pembantu yang tertinggal didalam pun panik, ditengah kepulan asap tebal tersebut, ia mencoba menerobos dan akhirnya berhasil kabur dengan meloncat dari atap. Sedangkan kedua anak yang masih dibawah umur tersebut, tanpa berdaya, tak tahu harus bagaimana, akhir nya meninggal dunia karena menghirup asap.

Peristiwa ini menggegerkan kota tersebut, dan banyak sekali yang prihatin mendengar kasus ini. Relasi-relasi yang sebelum nya saya infokan akan hal ini semakin mengagumi seni FengShui namun juga sekaligus menyesal karena tak berdaya membantu.

Hampir setahun setelah nya, ketika saya sedang melakukan reading, secara tak sengaja mengungkit masalah ini. Dan ternyata sang klien tersebut adalah saudara dekat dari keluarga yang menjadi korban ini. Sungguh tak berjodoh.работа сео оптимизаторсекция бокса для начинающихvip escort nycдождь в апреле в танзании

About

View all posts by

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *