A Story about Ming Xiang

Dear Readers,

Sebagai seorang praktisi Chinese Metafisik, tentu nya kita memiliki keinginan untuk memiliki pengetahuan lengkap akan semua aspek dari seni tersebut. tetapi terkadang, dalam kenyataan nya, sangat sulit mendapatkan mereka yang benar-benar menguasai berbagai cabang seni ini dengan kadar yang sama. Seperti hal nya, saat ini, meskipun saya mendapatkan pendidikan dari mulai Ba Zi, Feng Shui, Yi Jing, Ming Xiang, Qi Men Dun Jia dan sampai kepada Tie Ban Shen Shu, saat ini yang saya berani mengatakan bahwa saya benar-benar telah lulus hanyalah BaZi dan FengShui. Lain nya, lebih kepada pelengkap saja bagi saya, dikarenakan waktu saya yang ada telah tersita untuk memperdalam kedua seni yang saya pilih ini. Demikian pula mengapa saya tidak terlalu sering membahas Mian Xiang, karena bagi saya, hal ini saya jadikan sebagai pelengkap ilmu. Terkadang ada informasi yang kita bisa cross cek lewat Xiang/Perawakan seseorang. Atau pada kasus lain nya, kita bisa mengamati seseorang tanpa meminta data lahir mereka.

Hal ini mungkin terjadi juga karena standart saya mengenai kata-kata “Mampu” juga lumayan tinggi. Bagi saya seni pengamatan luar, seperti personality, pengamatan statis akan usia berapa menjalani peristiwa apa, belumlah dikatakan sebagai “Mampu”. Seperti ketika seseorang disodorkan secangkir Teh, bukanlah analisa kosong seperti, Teh ini warna nya merah, teh ini masih panas, jika dicampur gula akan manis, dsb dsb. Tetapi bagi saya pribadi, yang disebut mampu adalah saat kita bisa menggali sedalam-dalam nya apa yang tidak terlihat, dan setiap perubahan yang mengikuti nya. Jika mengacu pada secangkir teh, setelah kita mereguknya, kita harus bisa mengetahui jenis daun teh nya, daerah tempat ia ditanam, waktu panen nya, usia teh nya dsb-dsb.

Sebagai mana klasik mengatakan bahwa Ming Xiang (命相) terbagi kedalam dua bagian besar, yaitu 外相 (Wai Xiang; External) dan 內相 (Nei Xiang; Internal). Wai Xiang, merupakan perawakan yang tampak di luar, seperti bentuk wajah dan anggota nya, tahi lalat, dsb nya. Ia mudah untuk diamati dan dipelajari. Sedangkan Nei Xiang, merupakan bentuk yang tidak kasat mata, seperti warna energi, suara, body language, dsb nya. Ia sulit untuk dipahami. Banyak praktisi zaman sekarang yang setelah mempelajari Wai Xiang, sudah puas dengan pencapaian nya, mengaku sebagai Master, tanpa mengeksplore lebih lanjut.

Cerita yang akan saya bagi kali ini, adalah sebuah cerita yang sangat populer pada dunia Chinese Metafisik, yang menceritakan tentang bagaimana seni Mian Xiang dapat memprediksi kehidupan dan kematian seseorang. Secara tidak langsung, cerita yang merupakan kisah nyata ini pula yang membuat Ming Xiang begitu populer saat ini. Dan cerita ini pula yang saya sebutkan sebagai standart saya dalam mengaku “Master” pada sebuah bidang keilmuan.

Saya mendapatkan cerita ini secara lisan dari guru saya, kemungkinan besar tidak terlalu sama dengan kata-kata sebenar nya, tetapi garis besar dari cerita nya yang saya tulis kembali berdasar ingatan saya, tidaklah terlalu jauh berbeda. Silahkan para reader mendownload, dan membagi-bagi kan nya.

Download file nya disini : 強盜抽死簽 оценка продвижения сайтаспортивные секции на братиславскойexcortsагентство туризма сафари

About

View all posts by

One thought on “A Story about Ming Xiang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *